Kamis, 26 April 2012

MANUSIA DAN CINTA KASIH


Cinta dan kasih merupakan dua unsure yang terdapat dalam jiwa manusia. Kita sebagai manusia tentu memiliki rasa cinta dan kasih terhadap sesama. Cinta adalah perasaan sangat suka atau sayang, ataupun rasa sangat tertarik hatinya, sedangkan kasih adalah perasaan cinta atau sayang kepada atau menaruh belas kasihan. Dengan demikian kata kasih memperkuat rasa cinta yang mengartikan cinta kasih sebagai perasaan suka atau sayang kepada seseorang dengan menaruh belas kasihan.
           
            Walaupun cinta kasih memiliki arti hampir bersamaan, namun terdapat perbedaan antara keduanya. Cinta lebih mengandung pengertian mendalamnya rasa,sedangkan kasih mengandung perasaan dari luar.
           
            Cinta mempunyai peranan yang penting dalam kehidupan manusia sebab cinta itu merupakan landasan dari sebuah hubungan. Selain itu juga cinta adalah pengikat yang kokoh antara manusia dan tuhannya sehingga manusia menyembah tuhannya dengan iklas, mengikuti perintahnya, dan berpegang teguh pada syariatnya.
           
            Hikmah cinta adalah sangat besar. Hanya orang yang di beri kefahaman dan kecerdasan oleh allah saja yang dapat merenungkannya. Diantara hikmah-hikmah tersebut adalah:
1.       Sesungguhnya cinta itu adalah merupakan ujian yang berat dan pahit dalam kehidupan manusia, karena setiap cinta akan mengalami berbagai macam rintangan.
2.      Cinta yang telah melekat di dalam jiwa manusia merupakan pendorong dan pembangkit yang paling besar di dalam melestarikan kehidupan lingkungan.
3.      Cinta merupakan factor utama di dalam kelanjutan hidup manusia, dalam kenal-mengenal antar mereka juga untuk saling memanfaatkan kemajuan bangsa.
4.      Cinta, jika di perhatikan merupakan pengikat yang paling kuat di dalam hubungan antar anggota keluarga, kerukunan bermasyarakat, mengasihi semua makhluk hidup, menegakkan keamanan, ketentraman, dan keselamatan di segala penjuru bumi. Cinta merupakan benih dari segala kasih sayang, dan segala bentuk persahabatan, dimanapun adanya.

Cinta di bagi ke dalam 3 golongan,yaitu:
1.       Cinta Kepada Allah
2.      Cinta Kepada Orang tua
3.      Cinta Kepada Sesama

1.CINTA KEPADA ALLAH

            Puncak cinta manusia yang paling bening,jernih,dan spiritual adalah kecintaannya kepada Allah dan kerinduan kepadanya. Cinta yang ikhlas seorang manusia kepada Allah akan membuat cinta itu menjadi kekuatan pendorong yang mengarahkannya kepada ketundukan yang di tujukan kepada Allah. Cinta ini pun juga akan membuatnya menjadi seseorang yang cinta kepada sesama manusia,hewan,dan semua makhluk Allah beserta alam semesta.

2.CINTA KEPADA ORANG TUA

            Kita tidak bisa hidup dan berada dibumi ini tanpa adanya orang tua, mereka adalah orang yang paling berjasa dalam hidup kita, ibu adalah orang yang mengandung kita, membawa kita selama 9 bulan lamanya,beliau tidak pernah mengeluh saat kita berada dalam kandungan membuat sang ibu tidak nyenyak tidur karena pergerakan kita,dan ketika kita lahir ke dunia, kita di susui selama kurang lebih 1 tahun, diajarinya dengan penuh kesabaran dari kita tidak bisa bicara dengan lancar dan berjalan hingga kita bisa melakukan itu semua serta tidak lupa pula kita diajari bagaimana cara berbudi yang luhur. 
            Ayah yang selalu berharap anaknya lahir tak kurang suatu apa, tampan apabila anaknya lelaki dan cantik bila anaknya perempuan, ketika kita lahir maka ayahlah yang mngadzankan kita pertama kalinya, membanting tulang demi kita agar kita dapat menjadi orang sukses di masa depan. Oleh karna itulah kita harus mencintai mereka sebagai orang tua kita. Jangan ragu untuk membantunya ketika mereka butuh bantuan, dan jangan ragu untuk mencintai mereka, karena mereka adalah orang yang sangat berjasa pada hidup kita,dengan harapan anak-anaknya menjadi lebih baik hidupnya dari kehidupan orang tua.

3.CINTA KEPADA SESAMA

            Tuhan menciptakan manusia berpasang-pasangan, ada lelaki dan ada juga perempuan. Sudah menjadi kodratnya bahwa laki-laki mencintai perempuan dan juga sebaliknya, dan tentunya kita juga harus menyayangi sesama.
            Terkadang kita susah untuk mengartikan antara cinta dan nafsu. Cinta adalah rasa tulus, tidak mengharapkan imbalan atau menuntut sesuatu. Sedangkan nafsu itu tidak tulus, dan nafsu menuntut sesuatu.
            Cinta juga bukan pemujaan, banyak orang yang mencintai pasangannya denagn berlebihan, mereka memuja-muja pasangannya, terkadang ketika pasangannya meminta sesuatu, maka dia rela memberikannya padahal orang tersebut tidak mampu membelinya.
            Cinta itu tulus, bukan tergila-gila, banyak orang yang tergila-gila oleh seseorang, bahkan ketika mereka harus di tinggal orang yang dia cinta, dia sampai memutuskan untuk mengakhiri masa hidupnya (bunuh diri). Cinta suci bukanlah cinta yang bisa membuat bunuh diri, tapi cinta suci adalah mereka ketika di tinggal orang yang di cintainya mereka bisa ikhlas.

Jadi, dapat kita simpulkan bahwa hubungan manusia dan rasa cinta kasih itu sangat erat, karena cinta dan kasih adalah hal yang lumrah di rasakan oleh setiap manusia, karena manusia belum dikatakan sempurna jika balum memiliki rasa cinta dan kasih. Ketika manusia tidak memiliki cinta kasih, manusia tersebut tidak ubahnya seperti robot.

 sumber :
buku elektronik e-book ILMU BUDAYA DASAR

Selasa, 28 Februari 2012

ILMU BUDAYA DASAR

Secara sederhana Ilmu Budaya Dasar adalah pengetahuan yang diharapkan dapat memberikan pengetahuan dasar dan pengertian umum tentang konsep-konsep yang dikembangkan untuk mengkaji masalah-masalah manusia dan kebudayaan.
            Istilah Ilmu Budaya Dasar dikembangkan di Indonesia sebagai pengganti istilah Basic Humanitiesm yang berasal dari istilah bahasa Inggris “The Humanities”. Adapun istilah Humanities itu sendiri berasal dari bahasa latin humanus yang bisa diartikan manusia, berbudaya dan halus. Dengan demikian bisa dikatakan bahwa the humanities berkaitan dengan nilai-nilai yaitu nilai-nilai manusia sebagai homo humanus atau manusia berbudaya. Agar supaya manusia bisa menjadi humanus, mereka harus mempelajari ilmu yaitu the humanities disamping tidak meninggalkan tanggung jawabnya yang lain sebagai manusia itu sendiri.
 Sesuai dengan namanya Ilmu Budaya Dasar, kuliah ini hanya memberikan dasar-dasar yang cukup kuat kepada mahasiswa untuk mencari kebenaran, keindahan, kebebasan, dalam berbagai bentuk, serta hubungannya dengan alam semesta, Tuhannya, masyarakatnya dan juga penemuan dirinya sendiri, pendeknya dalam mencari hidup yang dirasanya lebih bermakna.
Latar belakang IBD dalam konteks budaya, Negara, dan masyarakat Indonesia berkaitan dengan permasalahan sebagai berikut :
1.      Kenyataaan bahwa bangsa Indonesia terdiri atas berbagai suku bangsa dengan segala keanekaragaman budaya yang tercermin dalam berbagai aspek kebudayaannya.
2.      Proses pembangunan yang sedang berlangsung dan terus-menerus menimbulkan dampak positif dan negative berupa terjadinya perubahan dan pergeseran system nilai budaya sehingga dengan sendirinya mental manusiapun terkena pengaruhnya.
3.      Kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi menimbulkan perubahan kondisi kehidupan manusia,menimbulkan konflik dengan tata nilai budayanya, sehingga manusia bingung sendiri terhadap kemajuan yang telah diciptakannya.
            Untuk mengetahui bahwa Ilmu Budaya Dasar termasuk kelompok pengetahuan budaya, lebih dahulu perlu diketahui pengelompokan ilmu pengetahuan. Prof.Dr.Harsya Bachtiar mengemukakan bahwa ilmu dan pengetahuan dikelompokan dalam tiga kelompok besar,yaitu :
1.      Ilmu-ilmu Alamiah (natural science)
Ilmu-ilmu alamiah bertujuan mengetahui keteraturan-keteraturan yang terdapat dalam alam semesta. Untuk mengkaji hal itu digunakan metode ilmiah. Caranya ialah dengan menentukan hukum yang berlaku mengenai keteraturan-keteraturan itu, lalu dibuat analisis untuk menentukan suatu kualitas. Hasil analisis itu kemudian digeneralisasikan. Atas dasar ini lalu diprediksi. Hasil penelitiannya 100% benar dan 100% salah. Yang termasuk kelompok ilmu-ilmu alamiah antara lain ialah astronomi, fisika, kimia, biologi, kedokteran, mekanika.
2.      Ilmu-ilmu social (social science)
Ilmu-ilmu social bertujuan untuk mengkaji keteraturan-keteraturan yang terdapat dalam hubungan antar manusia. Untuk mengkaji hal itu digunakan metode ilmiah sebagai pinjaman dari ilmu-ilmu alamiah. Tetapi hasil penelitiannya tidak mungkin 100% benar, hanya mendekati kebenaran. Sebabnya ialah keteraturan dalam hubungan antar manusia itu tidak dapat berubah dari saat ke saat. Yang termasuk kelompok ilmu social antara lain ilmu ekonomi, sosiologi, politik, demografi, psikologi, antropologi social,  sosiologi hukum,dsb.
3.      Pengetahuan budaya (the humanities)
Pengetahuan budaya bertujuan untuk memahami dan mencari arti kenyataan-kenyataan yang bersifat manusiawi. Untuk mengkaji hal itu digunakan metode pengungkapan peristiwa-peristiwa dan pernyataan-pernyataan yang bersifat unik, kemudian di beri arti. Peristiwa-peristiwa  dan peryataan-pernyataan itu pada umumnya terdapat dalam tulisan-tulilsan. Metode ini tidak ada sangkut pautnya dengan metode ilmiah, hanya mungkin ada pengaruh dari metode ilmiah.
TUJUAN ILMU BUDAYA DASAR
           Tujuan dari Ilmu Budaya Dasar semata-mata sebagai salah satu usaha mengembangkan kepribadian mahasiswa dengan cara memperluas wawasan pemikiran serta kemampuan kritikalnya terhadap nilai-nilai budaya, baik yang menyangkut orang lain dan alam sekitanya, maupun yang menyangkut dirinya sendiri.
RUANG LINGKUP ILMU BUDAYA DASAR
           Ada 2 masalah pokok yang menjadi bahan pertimbangan untuk menentukan ruang lingkup kajian mata kuliah ilmu budaya dasar, yaitu:
1.      Berbagai aspek kehidupan yang seluruhnya merupakan ungkapan masalah kemanusiaan dan berbudaya yang dapat di dekati dengan menggunakan pengetahuan budaya.
2.  Hakekat manusia yang satu atau universal, akan tetapi yang beraneka ragam perwujudannya dalam kehidupan masing-masing jaman dan tempat.
Melihat kedua masalah pokok yang bisa dikaji dalam mata kuliah ilmu budaya dasar tersebut diatas Nampak bahwa manusia menempati posisi sentral dalam pengkajian.
Pokok bahasan yang akan dikembangkan adalah:
-          Manusia dan cinta kasih
-          Manusia dan keindahan
-          Manusia dan penderitaan
-          Manusia dan keadilan
-          Manusia dan pandangan hidup
-          Manusia dan tanggung jawab serta pengabdian
-          Manusia dan kegelisahan
-          Manusia dan harapan
           Kedelapan pokok bahasan itu termasuk dalam karya yang tercangkup dalam pengetahuan budaya. Perwujudan mengenai cinta, misalnya terdapat dalam karya sastra, tarian, musical, filsafat, lukisan, patung, dsb.

kesimpulan yang dapat di petik dari tulisan ini adalah bahwa Ilmu Budaya Dasar merupakan satu mata kuliah yang sangat penting untuk di pelajari, agar lulusan perguruan tinggi dari semua jurusan dapat mempunyai suatu kesamaan pembicaraan dan pemikiran bahwa manusia mempunyai keterkaitan dengan keindahan, kebudayaan, penderitaan, tanggung jawab, dll.

Sumber:
Buku paket elektronik (e-book) ILMU BUDAYA DASAR
http://wisnuardiansyah.wordpress.com/2011/04/20/rangkuman-ilmu-budaya-dasar/



Senin, 28 November 2011

TANAH AIR BETA

TANAH AIR BETA
Merry adalah anak yang baik dan berbakti kepada orang tuannya, sedangkan Carlo adalah seorang anak yatim piatu yang selalu bertengkar dengan Merry dimanapun mereka berada. Pada suatu hari Meryy sedang memaikan harmonica pemberian kakaknya, Carlo dating dan bermaksud meminjam harmonica yang dimainkan oleh Merry karena Carlo dan Merry tidak akur maka Merry tidak meminjamkan harmonicanya. Akhirnya mereka berebut harmonica tersebut yang mengakibatkan hilangnya harmonica Merry karena masuk kedalam danau, Carlo yang merasa bersalah karena menghilangkan harmonica Merry bermaksud untuk menggantinya. Merry yang melihat Ibunya kurang sehat memanggilkan dokter untuk memeriksanya meskipun harus dengan berjalan kaki kepuskesmas untuk memanggil dokter. Hingga suatu ketika tanpa sengaja Merry mendengarkan pembicaraan Ibunya dengan Abu, bahwa kakanya yang bernama Mauro tidak mau pulang untuk bertemu dengan Ibunya tetapi hanya mau bertemu dengan Merry. Merry yang mendengar hal itu langsung pergi tanpa berpamitan dengan Ibunya untuk mencari kakanya diperbatasan dengan membawa bekal uang hasil tabungannya. Sampai diperjalanan Merry kehabisan uang sehingga mau tidak mau dia harus berjalan kaki untuk sampai di perbatasan. Carlo disuruh Taranita Ibunya Merry untuk mencari Merry ke perbatasan, ditengah perjalanan Carlo menemukan Merry sedang berjalan kaki dan terlihat kelelahan sehingga pingsan. Carlo membawa Merry ke puskesmas untuk diperiksa, kemudian mereka melanjutkan perjalanan dan ditengah perjalanan Merry merasa haus sedangkan air yang dibawanya sudah habis. Carlo berusaha mencarikan air minum untuk Merry dengan mengambil air dirumah warga tanpa minta izin terlebih dahulu kepada pemiliknya. Dalam perjalanan mereka merasa lapar kemudian Carlo berusaha mencari bahan makanan untuk mereka makan, sehingga Carlo mencuri ayam warga untuk makan mlam mereka. Setelah sampai di perbatasan Carlo dan Merry merasa lapar karena sudah menempuh perjalanan yang jauh, sehingga Carlo berinisiatif untuk mencari mkanan tetapi Merry memberikan saran kepada Carlo untuk tidak mencuri lagi. Maka Carlo rela menjadi seorang pencuci piring disebuah warung makan untuk mendapatkan makanan. Sebelum makan mereka selalu mencuci tangannya seperti yang telah di ajarkan oleh dokter di desanya. Merry dan Carlo mencari Mauro dengan penuh harapan akan bertemu Mauro setelah bertahun-tahun tidak bertemu, setelah lelah mencari Merry merasa putus asa dan mau pulang tetapi Carlo memberikan semangat kepada Merry untuk tidak mudah menyerah dan berusaha mencari Mauro dengan menyanyikan lagu TANAH AIR BETA seperti yang telah dipelajarinya di sekolah akhirnya mereka dapat menemukan Mauro dan menjelaskan bahwa Ibunya sangat sayang kepada Mauro. Akhirnya keluarga Taranita kembali berkumpul dengan anak-anaknya.


Pesan moral dari cerita TANAH AIR BETA adalah seorang sahabat akan selalu ada disaat kita senang maupun susah dan rela berkorban demi kepentingan bersama, meskipun sering terjadi perbedaan penadat dan pertengkaran kecil tetapi nilai persahabatan itu tidak akan pernah hilang.

Selasa, 15 November 2011

TUGAS NIHH

KONSEP DASAR PEMROGRAMAN

Komputer adalah mesin yang dapat melaksanakan seperangkat perintah dasar (instruction set). Agar komputer dapat melakukan sesuatu hal, harus diberikan perintah yang dapat dilaksanakannya, yaitu dalam bentuk kumpulan perintah-perintah dasar. Program komputer adalah sekumpulan instruksi yang dikenal oleh komputer dan disusun menurut urutan yang logis untuk menyelesaikan suatu masalah. Bahasa pemrograman adalah bahasa yang dapat diterjemahkan menjadi kumpulan perintah-perintah dasar tersebut. Penerjemahan dilakukan oleh program komputer yang disebut kompilator. Sintaks dari bahasa pemrograman lebih mudah dipahami oleh manusia daripada sintaks perintah dasar. Namun tentu saja komputer hanya dapat melaksanakan perintah dasar itu. Maka di sinilah peran penting kompilator sebagai perantara antara bahasa pemrograman dengan perintah dasar. Kegiatan membuat program komputer dengan menggunakan bahasa pemrograman disebut pemrograman komputer. Untuk dapat membuat program komputer, harus dikuasai bahasa komputer. Berbagai bahasa komputer telah diciptakan untuk membantu manusia memprogram komputer. Berdasarkan tingkatannya dikenal beberapa tingkat bahasa pemrograman diantaranya:
a. Bahasa Pemrograman tingkat dasar seperti: Bahasa Mesin, Bahasa Assembley.
b. Bahasa Pemrograman tingkat tengah seperti: Bahasa C, Bahasa FORTH.
c. Bahasa Pemrograman tingkat tinggi seperti: Bahasa Pascal, FORTRAN, COBOL, dan lain-lain.

Bahasa pemgrogram tingkat dasar, sebagai hirarki pertama, disebut juga bahasa generasi pertama, bahasa ini sangat tergantung pada jenis CPU yang dipakai oleh komputer itu. Bahasa ini sangat sulit dipelajari, karena sifatnya yang sangat tergantung pada mesinnya.
Untuk menguasai bahasa ini, harus dipelajari dan dikuasai teknologi dan arsitektur komputer, matematika diskrit, elektronika, dan lain-lain. Bahasa ini masih menggunakan simbol-simbol yang bersifat mnemonic.
Bahasa pemrograman tingkat tengah, sifatnya sudah lebih mudah daripada bahasa pemrograman tingkat dasar, perintah-perintahnya sudah lebih mudah dibaca sebab sudah menggunakan huruf-huruf.
Bahasa pemrograman tingkat tinggi adalah bahasa komputer yang sudah mirip dengan bahasa manusia. Perintah-perintahnya sudah dibuat dalam bahasa yang mudah dimengerti manusia, seperti PRINT, WRITE, IF, THEN, ELSE, dan lain-lain. 

Tahapan dalam Pemrograman
 
Langkah-langkah yang dilakukan dalam menyelesaikan masalah dalam pemrograman dengan komputer adalah:
1. Defenisikan Masalah
    a. Tentukan apa yang menjadi masalah
    b. Tentukan data input yang diperlukan
    c. Tentukan output yang diinginkan
2. Buat bagan dan struktur cara penyelesaian
    a. Bagan secara global
b. Deskripsikan tugas masing-masing subprogram
3. Pilih Metode Penyelesaian
    a. Pilih struktur data dan Algoritma terbaik
4. Pengkodean
    a. Pilih bahasa pemrograman yang sesuai
    b. Menterjemahkan algoritma ke bahasa pemrograman
5. Mencari Kesalahan
    a. Kesalahan sintaks (penulisan program)
    b. Kesalahan Pelaksanaan: Semantik, Logika, dan ketelitian
6. Uji dan Verifikasi Program
7. Dokumentasi Program
8. Pemiliharaan Program
    a. Memperbaiki kekurangan yang ditemukan kemudian
    b. Memodifikasi, karena perubahan spesifikasi 

Diagram Alir
Konsep pemrograman dapat digambarkan juga dengan menggunakan diagram alir (flowchart). Diagram alir adalah simbol-simbol yang digunakan untuk menggambarkan sebuah pernyataan logika pemrograman serta aliran logika yang ditunjukkan dengan arah panah. Ada dua jenis diagram alir yaitu:
1. Diagram alir sistem yaitu bagan dengan simbol-simbol tertentu yang menggambarkan urutan procedure dan proses suatu file dalam suatu media menjadi file di dalam media lain, dalam suatu system pengolahan data.
2. Diagram alir program yaitu bagan dengan simbol-simbol tertentu yang menggambarkan urutan proses dan hubungan antar proses secara mendetail di dalam suatu program.

Berikut merupakan beberapa contoh simbol yang disepakati oleh dunia pemrograman: 
Untuk memahami lebih dalam mengenai diagram alir ini, berikut ini diberikan beberapa buah kasus sederhana.
Kasus 1:
Buatlah sebuah rancangan program dengan menggunakan diagram alir, mencari luas persegi panjang.
Solusi 1:
Perumusan untuk mencari luas persegi panjang adalah:
L = p. l
dimana, L adalah Luas persegi panjang, p adalah panjang persegi dan l adalah lebar persegi.
Flowchart 1
Keterangan 1:
1. Simbol pertama menunjukkan dimulainya sebuah program.
2. Simbol kedua menunjukkan bahwa input data dari p dan l.
3. Data dari p dan l akan diproses pada simbol ketiga dengan menggunakan perumusan L= l. p
4. Simbol keempat menunjukkan hasil output dari proses dari simbol ketiga.
5. Simbol kelima atau terakhir menujukkan berakhirnya program dengan tanda End. 
Kasus 2:
Mencari akar-akar persamaan kuadrat f(x) =ax2+bx+c=0
Solusi 2:
Telaah masalah terlebih dahulu, yaitu perumusan nilai akar-akar persamaan kuadrat tersebut: 5
Misalkan
D=b2-4ac, selanjutnya
jika untuk nilai D >= 0, solusinya adalah
Selain nilai D>=0 adalah D<0. Karena hasil akar dari D<0 bernilai imaginer, maka solusi akar persamaan tersebut tidak ada.
Flowchart 2: 
Keterangan 2:
1. Simbol 1 menunjukkan dimulainya sebuah program.
2. Simbol 2 menunjukkan input data dari a, b dan c.
3. Simbol 3 menunjukkan suatu keputusan yang akan dipilih, yaitu jika nilai a memenuhi kriteria a > 0, maka akan melanjutkan ke proses selanjutnya. Jika tidak, maka akan kembali ke simbol 2
4. Data dari a, b dan c akan diproses pada simbol keempat dengan menggunakan perumusan D=b2-4ac
5. Simbol 5 menunjukkan suatu keputusan yang akan dipilih, jika hasil output dari proses dari simbol 4, yaitu D >=0, maka akan melanjutkan ke proses di simbol 6y dan 7, jika tidak memenuhi, maka akan melanjutkan ke simbol 6t.
6. Simbol 6y dan 7 adalah proses perhitungan x1 dan x2.
7. Simbol 8 adalah nilai output dari proses 6y dan 7
8. Simbol 6t menunjukkan output yang berupa text “Akar Imaginer”.
9. Simbol 9 atau terakhir menujukkan berakhirnya program dengan tanda End.
Dari dua contoh kasus di atas, jelaslah bahwa diagram alir (flowchart) dapat menunjukkan logika proses berjalannya suatu program. Konsep runtunan, pemilihan dan perulangan perlu dipelajari dan dipahami terlebih dahulu sebelum melangkah ke proses pemahaman pemrograman lebih lanjut.  
Syarat Program yang Baik
Program yang baik haruslah
1. Program haruslah sesuai dengan tujuan dan memenuhi spesifikasi yang telah ditentukan.
2. Fleksibel
3. Tidak mengandung kesalahan
4. Didokumentasi secara baik
5. Cepat dalam waktu penggunaannya
6. Efesien dalam penggunaan memori komputer







 


 usupress.usu.ac.id

Jumat, 28 Oktober 2011

HUBUNGAN ANTARA PENDUDUK, MASYARAKAT DAN KEBUDAYAAN


HUBUNGAN ANTARA PENDUDUK, MASYARAKAT, DAN KEBUDAYAAN 

Penduduk, masyarakat dan kebudayaan adalah aspek-aspek sosial yang tidak bisa dipisahkan. Ketiganya mempunyai keterkaitan yang sangat erat. Tidak akan pernah ada masyarakat maupun kebudayaan apabila tidak ada penduduk. Sementara di pihak lain untuk mengembangkan eksistensinya sebagai manusia, maka penduduk membutuhkan kebudayaan dan masyarakat, yaitu media di mana pendudukdapat mengekspresikan aspek sosialnya. Di samping itu, penduduk juga membutuhkan kebudayaan yakni wahana bagi penduduk untuk mengembangkan dan mencapai potensinya sebagai manusia.
A.  Perkembangan penduduk dunia
Pertumbuhan penduduk merupakan salah satu faktor yang penting dalam masalah sosial ekonomi umumnya dan masalah penduduk khususnya. Karena disamping berpengaruh terhadap jumlah dan komposisi penduduk juga akan berpengaruh terhadap kondisi sosial ekonomi suatu daerah atau negara bahkan dunia. Adapun perkembangan jumlah penduduk dunia sejak tahun 1830 sampai sekarang dan perkiraan sampai tahun 2006 adalah sebagai berikut:
Perkembangan Penduduk Dunia Tahun 1830-2006
Tahun Jumlah Penduduk Perkembangan per-tahun
1830 1 milyard -
1930 2 milyard 1 %
1960 3 milyard 1,7 %
1975 4 milyard 2,2 %
1987 5 milyard 2 %
1996 6 milyard 2 %
2006 7 milyard 2 %
B.     Kalau dilihat dari table diatas pertumbuhan penduduk makin cepat. Penggandaan penduduk (double population) jangka waktunya makin singkat. Bertambah cepatnya penggandaan penduduk tersebut dapat dilihat pada table berikut:

Penggandaan Penduduk Dunia
Tahun Penggandaan Perkiraan Penduduk Dunia Waktu

800 SM 5 juta -
1650 Tahun 500 juta 1500
1830 Tahun 1 milyard 180
1930 Tahun 2 milyard 100
1975 Tahun 4 milyard 45

C.     Pengaruh pertumbuhan penduduk terhadap perkembangan social
1. Kematian
Ada beberapa tingkat kematian .tetapi disini hanya dijelaskan dua saja yakni:
a)   Tingkat kematian kasar (CDR/Crude Death Rate)
Tingkat kematian kasar adalah banyaknya orang yang meninggal pada suatu tahun per jumlah penduduk pertengahan tahuntsb. Secara dinyatakan tiap 1000 orang.Sehingga dapat ditulis dengan rumus:
D= Jumlah Kematian
PM= Jumlah penduduk per pertengahan tahun
CDR= D K
PM
b)    Tingkat kematian Khusus
Tingkat kematian khusus adalah tingkat kematian menurut umur karena menunjukkan hasil yang lebih teliti..Karena angka ini menyatakan banyaknya kematian pada kelompok umur tertentu 1000 penduduk pada kelompok umur yang sama,maka dapat dibuat rumus:
ASDRi = Di K
PMi
Di= Kematian penduduk kelompok unsur i
PMi= Jumlah penduduk pada pertngahan tahun kelompok unsure i
K= Konstanta (=1000)

2. Fertilitas (kelahiran Hidup)
Pengukuran fertilitas tidak sesederhana dalam pengukuran mortalitas, hal ini disebabkan adanya alasan sbb:
a)   Sulit memperoleh angka statistic lahir hidup karena banyak bayi-bayi yang meninggal beberapa saat setelah kelahiran tidak dicatatkan dalam peristiwa kelahiran atau kematian dan sering dicatatkan sebagai lahir mati.
b)    Wanita mempunyai kemungkinan melahirkan dari seorang anak ( tetapi meninggal hanya sekali)
c)     Mkin tua umur wanita tidaklah berarti,bahwa kemungkinan mempunyai anak makin menurun
d)    Di dalam pengukuran fertilitas akan melibatkan satu orang saja.Tidak semua wanita mempunyai untuk melakukan

1.   Migrasi
Migrasi adalah merupakan akibat dari keadaanlingkungan alam yang kurang menguntungkan. Sebagai akibat dari keadaan alam yang kurang menguntungkan menimbulkan terbatasnya sumber daya yang mendukung penduduk di daerah tsb.
Langkah-langkah seseorang migran dalam menentukan keputusannya untuk pindah
ke daerah lain atau kawasan lain terlebih dahulu ingin mengetahui lebih dahulu factor-faktor sebagai berikut:
- Persediaan sumber alam
- Lingkungan social budaya
- Potensi ekonomi
- Alat masa depan







D. Migrasi adalah merupakan akibat dari keadaanlingkungan alam yang kurang    
menguntungkan. Sebagai akibat dari keadaan alam yang kurang menguntungkan menimbulkan terbatasnya sumber daya yang mendukung penduduk di daerah tsb.
Langkah-langkah seseorang migran dalam menentukan keputusannya untuk pindah
ke daerah lain atau kawasan lain terlebih dahulu ingin mengetahui lebih dahulu factor-faktor sebagai berikut:
- Persediaan sumber alam
- Lingkungan social budaya
- Potensi ekonomi
- Alat masa depan





sumber:
*Iskandar N. Does Sampurno Masalah Pertambahan Penduduk
di Indonesia

*Ehrlich, Paul. R, et al, Human Ecology W.H. Freeman
and Cosan Fransisco

Pengaruh Pertumbuhan Penduduk Terhadap Perkembangan Sosial


Pengaruh Pertumbuhan Penduduk Terhadap Perkembangan Sosial
Piramida Penduduk
Komposisi penduduk menurut umur dan jenis kelamin dapat ditampilkan dalam bentuk grafik yang disebut piramida penduduk.




A . Bentuk-bentuk Piramida Penduduk

Bentuk piramida penduduk dibedakan menjadi tiga macam yaitu :
1.     Bentuk Limas (Expansive) atau disebut piramida penduduk muda, menunjukkan jumlah penduduk usia muda lebih banyak dari pada usia dewasa maupun tua, sehingga pertumbuhan penduduk sangat tinggi.
2.     Bentuk Granat (Stationer) atau disebut piramida penduduk stasioner, menunjukkan jumlah usia muda hampir sama dengan usia dewasa, sehingga pertumbuhan penduduk kecil sekali.
3.     Bentuk Batu Nisan (Constructive) atau piramida penduduk tua, menunjukkan jumlah penduduk usia tua lebih besar dari pada usia muda, jumlah penduduk mengalami penurunan.
Negara yang berkembang pada umumnya memiliki piramida penduduk berbentuk limas, sedangkan negara maju pada umumnya berbentuk granat atau batu nisan.
Ciri-ciri struktur penduduk pada tiap bentuk piramida :

1. Piramida Penduduk Expansif memiliki ciri-ciri :
Ø Sebagian besar berada pada kelompok penduduk muda
Ø Kelompok usia tua jumlahnya sedikit
Ø Tingkat kelahiran bayi tinggi
Ø Pertumbuhan penduduk tinggi
1.     Piramida Penduduk Stasioner memiliki ciri-ciri :
Ø Penduduk pada tiap kelompok umur hampir sama
Ø Tingkat kelahiran rendah
Ø Tingkat kematian rendah
Ø Pertumbuhan penduduk mendekati nol atau lambat
2.     Piramida Penduduk Constructive memiliki ciri-ciri :
Ø Sebagian besar penduduk berada kelompok usia dewasa atau tua
Ø Jumlah penduduk usia muda sangat sedikit
Ø Tingkat kelahiran lebih rendah dibanding dengan tingkat kematian
Ø Pertumbuhan penduduk terus berkurang

Migrasi merupakan bagian dari mobilitas penduduk. Mobilitas penduduk adalah perpindahan penduduk dari suatu daerah ke daerah lain. Mobilitas penduduk ada yang bersifat nonpermanen (sementara) misalnya turisme baik nasional maupun internasional, dan ada pula mobilitas penduduk permanen (menetap). Mobilitas penduduk permanen disebut migrasi. Migrasi adalah perpindahan penduduk dari suatu tempat ke tempat lain dengan melewati batas negara atau batas administrasi dengan tujuan untuk menetap.

 1. Jenis-jenis Migrasi
Migrasi dapat terjadi di dalam satu negara maupun antarnegara. Berdasarkan hal tersebut, migrasi dapat dibagi atas dua golongan yaitu :
a. Migrasi Internasional, yaitu perpindahan penduduk dari suatu negara ke negara lainnya. Migrasi internasional dapat dibedakan atas tiga macam yaitu
·        Imigrasi, yaitu masuknya penduduk dari suatu negara ke negara lain dengan tujuan menetap. Orang yang melakukan imigrasi disebut imigran.
·        Emigrasi, yaitu keluarnya penduduk dari suatu negara ke negara lain. Orang yang melakukan emigrasi disebut emigran.
·        Remigrasi atau repatriasi, yaitu kembalinya imigran ke negara asalnya

B . Migrasi Nasional atau Internal, yaitu perpindahan penduduk di dalam satu negara. Migrasi nasional /internal terdiri atas beberapa jenis, yaitu sebagai berikut :
1.     Urbanisasi, yaitu perpindahan dari desa ke kota dengan tujuan menetap.
2.     Transmigrasi, yaitu perpindahan penduduk dari pulau yang padat penduduk ke pulau yang jarang penduduknya di dalam wilayah republik Indonesia.Transmigrasi pertama kali dilakukan di Indonesia pada tahun 1905 oleh pemerintah Belanda yang dikenal dengan nama kolonisasi. Berdasarkan pelaksanaannya, transmigrasi di Indonesia dapat dibedakan atas :
Ø Transmigrasi Umum, yaitu transmigrasi yang dilaksanakan dan dibiayai oleh pemerintah
Ø Transmigrasi Khusus, yaitu transmigrasi yang dilaksanakan degan tujuan tertentu, seperti penduduk yang terkena bencana alam dan daerah yang terkena pembangunan proyek
Ø Transmigrasi Spontan (swakarsa), yaitu transmigrasi yang dilakukan oleh seseorang atas kemauan dan biaya sendiri
Ø Transmigrasi Spontan (swakarsa), yaitu transmigrasi yang dilakukan oleh seseorang atas kemauan dan biaya sendiri
3.     Ruralisasi, yaitu perpindahan penduduk dari kota ke desa dengan tujuan menetap. Ruralisasi merupakan kebalikan dari urbanisasi.
Selain jenis migrasi yang disebutkan di atas, terdapat jenis migrasi yang disebut evakuasi. Evakuasi adalah perpindahan penduduk yang yang terjadi karena adanya ancaman akibat bahaya perang, bencana alam dan sebagainya.



Faktor-faktor Penyebab Terjadinya Migrasi
Secara umum faktor-faktor yang menyebabkan terjadinya migrasi, adalah sebagai berikut :
• Faktor ekonomi, yaitu ingin mencari kehidupan yang lebih baik di tempat yang baru
• Faktor keselamatan, yaitu ingin menyelamatkan diri dari bencana alam seperti tanah longsor, gempa bumi, banjir, gunung meletus dan bencana alam lainnya
• Faktor keamanan, yaitu migrasi yang terjadi akibat adanya gangguan keamanan seperti peperangan, dan konflik antar kelompok
• Faktor politik, yaitu migrasi yang terjadi oleh adanya perbedaan politik di antara warga masyarakat seperti RRC dan Uni Soviet (Rusia) yang berfaham komunis
• Faktor agama, yaitu migrasi yang terjadi karena perbedaan agama, misalnya terjadi antara Pakistan dan India setelah memperoleh kemerdekaan dari Inggris
• Faktor kepentingan pembangunan, yaitu migrasi yang terjadi karena daerahnya terkena proyek pembangunan seperti pembangunan bendungan untuk irigasi dan PLTA
• Faktor pendidikan, yaitu migrasi yang terjadi karena ingin melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi

-Rasio Ketergantungan

Definisi
Rasio Ketergantungan (Dependency Ratio) adalah perbandingan antara jumlah penduduk berumur 0-14 tahun, ditambah dengan jumlah penduduk 65 tahun keatas dibandingkan dengan jumlah penduduk usia 15-64 tahun. Rasio ketergantungan dapat dilihat menurut usia yakni Rasio Ketergantungan Muda dan Rasio Ketergantungan Tua.
• Rasio Ketergantungan Muda adalah perbandingan jumlah penduduk umur 0-14 tahun dengan jumlah penduduk umur 15 - 64 tahun.
• Rasio Ketergantungan Tua adalah perbandingan jumlah penduduk umur 65 tahun ke atas dengan jumlah penduduk di usia 15-64 tahun.

-Kegunaan

Rasio ketergantungan (dependency ratio) dapat digunakan sebagai indikator yang secara kasar dapat menunjukkan keadaan ekonomi suatu negara apakah tergolong negara maju atau negara yang sedang berkembang. Dependency ratio merupakan salah satu indikator demografi yang penting. Semakin tingginya persentase dependency ratio menunjukkan semakin tingginya beban yang harus ditanggung penduduk yang produktif untuk membiayai hidup penduduk yang belum produktif dan tidak produktif lagi. Sedangkan persentase dependency ratio yang semakin rendah menunjukkan semakin rendahnya beban yang ditanggung penduduk yang produktif untuk membiayai penduduk yang belum produktif dan tidak produktif lagi.





- Cara Menghitung

Rasio Ketergantungan didapat dengan membagi total dari jumlah penduduk usia belum produktif (0-14 tahun) dan jumlah penduduk usia tidak produktif (65 tahun keatas) dengan jumlah penduduk usia produktif (15-64 tahun).
Rumus
 
RKTotal=Rasio Ketergantungan Penduduk Usia Muda dan Tua
RKMuda = Rasio Ketergantungan Penduduk Usia Muda
RKTua = Rasio Ketergantungan Penduduk Usia Tua
P(0-14) = Jumlah Penduduk Usia Muda (0-14 tahun)
P(65+) = Jumlah Penduduk Usia Tua (65 tahun keatas)
P(15-64) = Jumlah Penduduk Usia Produktif (15-64 tahun)



http://www.e-dukasi.net/mapok/mp_full.php?id=188&fname=materi4.html
http://kurnia-geografi.blogspot.com/2010/07/rasio-ketergantungan.html